Mengapa Harus Berasuransi?
Hidup selalu penuh dengan risiko. Sebab,
kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi pada diri kita sebelum kejadian.
Ada saja orang yang terpeleset di kamar mandi dan akhirnya harus dirawat di
rumah sakit hingga beberapa waktu. Ada pula yang tiba-tiba ditinggal
keluarganya akibat kecelakaan. Belum lagi soal gaya hidup yang memicu risiko
timbulnya masalah kesehatan. Sakit kritis seperti seragan jantung atau stroke
kini seolah akrab di telinga kita.
Pertanyaannya,
jika semua itu terjadi, siapa yang akan menanggung semua? Bagaimana dengan masa
depan keluarga yang ditinggalkan orang yang selama ini menyangga ekonomi
keluarga?
Beruntung saat
ini ada asuransi. Sebab, dengan asuransi, ada banyak hal yang bisa dipersiapkan
lebih dini. Mulai dari biaya pertanggungan saat sakit, hingga ke biaya
pendidikan anak. Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap asuransi kurang
penting. Padahal, dilihat dari manfaatnya, asuransi bisa memberikan berbagai
kepastian di tengah ketidakpastian yang mungkin menimpa salah satu keluarga
kita.
Ada beberapa hal
yang perlu kita perhatikan sebelum memutuskan memilih sebuah produk dari
perusahaan asuransi, agar tidak menyesal dikemudian hari.
1. Sesuaikan produk
asuransi yang kita pilih dengan kebutuhan bukan karena terpaksa atau karena
rasa tidak enak terhadap agen ataupun karena tergiur oleh penawaran hadiah dari
sang agen. Pastikan agen yang mengurus asuransi kita adalah agen yang
profesional, yang tidak hanya sekedar mengejar target penjualan namun yang mau
dan mampu membantu dan mengurus keperluan asuransi kita kedepan.
2. Ketahui
track record perusahan asuransi yang akan kita beli produknya, baik dari sisi
pelayanan, penangangan klaim maupun kemampuan keuangannya dengan cara menggali
informasi dari kerabat atau teman yang telah menjadi nasabah.
3. Mengingat
berasuransi tidak sama dengan menabung, maka kita harus mengetahui secara pasti
berapa lama masa pembayaran premi, kapan kita dapat menarik dana (bila produk
yang kita ambil ada hasil investasi atau nilai tunai) dan bagaimana prosedur
pencairan dananya. Karena asuransi termasuk kebutuhan jangka panjang maka
sebaiknya besarnya total premi dari keseluruhan asuransi yang diambil tidak
melebihi 20% penghasilan per tahun agar kondisi keuangan keluarga tidak
terganggu.
4. Untuk
menghindari terjadinya penolakan pengajuan klaim atau pembatalan polis secara
sepihak oleh perusahaan asuransi karena ditemukan bukti adanya kebohongan
informasi pada saat pengajuan asuransi, maka jelaskan dengan lengkap, jujur dan
jelas mengenai kondisi kesehatan, pekerjaan, hobi dan kebiasaan serta riwayat
kesehatan keluarga pada saat pengajuan asuransi. Dan untuk memastikan bahwa
yang kita sampaikan sudah tercantum pada surat pengajuan asuransi maka jangan
pernah menandatangani aplikasi dalam kondisi kosong.
5. Tanyakan secara
rinci mengenai manfaat dan ketentuan dari produk asuransi yang kita pilih.
Contoh untuk produk asuransi kesehatan, ada masa tunggu dan ada ketentuan pre
existing condition (kondisi yang sudah ada sebelumnya) yang sering menjadi
alasan penolakan pengajuan klaim oleh pihak perusahaan asuransi dan nasabah
tidak mengetahui ketentuan tersebut pada awal pengajuan asuransi.
6. Pastikan bahwa
premi terbayar teratur dan tidak tertunggak. Bila premi tertunggak maka status
polis menjadi lapsed (tidak aktif) dan manfaat asuransi tidak dapat dibayarkan.
Pengaktifan kembali dapat dilakukan dengan cara pemulihan, namun ketentuan
untuk pemulihan pada masing-masing perusahaan asuransi berbeda-beda dan
biasanya setelah pemulihan, ketentuan masa berlaku, masa uji (contestable
period) dan masa tunggu akan berlaku sesuai tanggal pemulihan polis
7. Segera periksa
dan baca dengan teliti polis berserta lampiran yang sudah terima, karena
ada masa tinjau yang diberikan oleh pihak perusahaan asuransi untuk mempelajari
polis beserta lampirannya, bila tidak sesuai dengan yang disampaikan oleh agen
maka polis dapat dibatalkan dan premi akan dikembalikan. Premi tidak akan
dikembalikan bila pembatalan polis dilakukan setelah melawati masa tinjau.
8. Berasuransilah
selagi muda dan sehat, karena premi atau biaya asuransi untuk usia muda lebih
murah dan pengajuannya pun lebih mudah. Pilih produk yang sudah dengan paket
lengkap, baik asuransi jiwa, kecelakaan dan kesehatan yang masa bayarnya
singkat namun dengan masa asuransi seumur hidup.
0 komentar:
Posting Komentar